Resensi Buku


Identitas Buku
-Judul Buku                       : Hubungan Interpersonal
-Nama Pengarang           : Dian Wisnuwardhani, Sri Fatmawati Mashoedi
-Nama Penerbit               : Salemba Humanika, Jakarta
-Ketebalan Buku              : 168 halaman
-Tahun Terbit                   : 2012


Sinopsis
Manusia adalah makhluk sosial. Hal tersebut mengandung arti bahwa sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri dan selalu menjalin hubungan dengan orang lain. Hubungan interpersonal adalah hubungan yang terdiri dari dua orang atau lebih yang saling tergantung satu sama lain dan menggunakan pola interaksi yang konsisten. Tentu saja, hubungan tersebut akan memberikan pengaruh terhadap satu dengan yang lainnya atau dapat dikatakan juga sebagai hubungan yang bersifat timbal balik.
                Manusia telah berkomunikasi selama ribuan tahun. Sebanyak 75 persen waktu jaga manusia digunakan untuk berkomunikasi. Meskipun demikian, ketika manusia dilahirkan, ia tidak serta merta dibekali dengan kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif, yaitu komunikasi saat makna yang ditangkap oleh penerima pesan sama dengan makna yang diinginkan oleh pengirim pesan. Manusia sering tidak menyadari bahwa dirinya turut andil dalam menciptakan kegagalan komunikasi, yaitu terkait perannya sebagai pengirim ataupun penerima pesan. Butuh kepekaan dan keterampilan untuk dapat berkomunikasi secara efektif. Komunikasi bukanlah semata sebagai sebuah ilmu pengetahuan, melainkan juga sebuah seni dalam bergaul. Manusia tidak saja harus memahami proses komunikasi, tetapi juga mampu menerapkannya secara kreatif dalam pergaulannya sehari-hari, sehingga makna pesan dapat dimiliki secara bersama di antara individu yang berkomunikasi.
                Cinta akan selalu menjadi topik yang digandrungi oleh setiap kalangan, baik yang muda maupun yang tua. Penelitian menjelaskan bahwa sebanyak 137 pasangan yang menikah atau kohabitasi ditemukan pasangan yang jatuh cinta pada pandangan pertama lebih cepat melibatkan perasaan romantis dan menunjukkan kepribadian, yaitu lebih terbuka, menampilkan emosi yang stabil, dan kemandirian. Penelitian juga menekankan bahwa pasangan yang jatuh cinta pada pandangan pertama tidak menunjukkan kualitas hubungan yang rendah. Jadi, janganlah kita menjadi takut jatuh cinta pada pandangan pertama.
                Cinta akan selalu menjadi hal yang  menarik dalam kehidupan manusia. Cinta tidak hanya diberikan kepada pasangan, namun juga kepada sesama, diri sendiri, Tuhan, dan orang tua. Namun, hal yang terpenting adalah bagaimana Anda menampilkan cinta Anda kepada orang yang Anda cintai dan bagaimana menerima cinta dari orang tersebut.
                Seseorang membina  hubungan dengan orang lain bukanlah tanpa alasan. Orang membina hubungan interpersonal di antaranya untuk mengurangi perasaan kesepian. Kesepian merupakan penghayatan yang bersifat subjektif. Di tengah-tengah keramaian pesta dapat saja orang merasa kesepian, sebaliknya seseorang yang sendirian di hutan tidak merasa kesepian. Namun demikian, pada umumnya adanya kontak dengan orang lain dapat mengurangi kesepian.
                Alasan seseorang membina hubungan interpersonal dapat karena ingin memperoleh stimulasi. Stimulasi di sini mengandung arti rangsangan atau masukan dari orang lain. Sebagai makhluk yang berpikir, seseorang membutuhkan teman untuk berdiskusi dan membicarakan ide-idenya. Sebagai makhluk yang memiliki emosi, adanya rangsangan emosi dapat membuat seseorang menangis, tertawa, merasakan kehangatan, persahabatan, dan cinta. Melalui hubungan interpersonal seseorang juga dapat mengenal diri sendiri secara lebih baik melalui masukan-masukan yang diberikan ataupun perilaku orang lain yang ditampilkan terhadap dirinya. Dengan demikian, sebagai makhluk sosial, manusia memang membutuhkan kehadiran orang lain untuk pertumbuhan dan perkembangan dirinya.
                Secara umum, orang membina hubungan dengan orang lain untuk memperoleh kesenangan sebanyak-banyaknya dan menghindari kesulitan. Walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa sering kali seseorang terperangkap dalam suatu hubungan yang kurang menguntungkan, yaitu hubungan yang justru lebih banyak menimbulkan masalah, namun tidak bisa ia hindari atau tinggalkan.


Kelemahan Buku
-Bahasa yang digunakan terlalu tinggi, sehingga susah untuk dipahami.
-Terlalu banyak tulisan.
-Kurangnya ilustrasi.
-Topik yang dibahas merupakan hal yang biasa dilakukan sehari-hari, namun diungkapkan dengan bahasa yang tidak familiar.

Kelebihan Buku
-Cocok untuk mahasiswa baru sebagai panduan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
-Topik bahasan mengenai hal yang dilakukan sehari-hari.
-Banyak istilah atau kosakata asing yang dapat diambil sebagai pengetahuan baru.
-Membantu seseorang agar lebih akrab dan memahami sesamanya.




Sumber: buku koleksi Perpustakaan Pusat UNY.



Udah Putusin Aja








CINTA ITU Telah Menjeratku
“Aku tak bisa hidup tanpa dia. Aku bisa mati kalau dia pergi. Aku tak tahu untuk apa hidup di dunia kalau ia meninggalkanku..."
Indah nian kata-kata itu. Kamu pasti akan terbang melayang-layang seperti layang-layang di awan, bila ada orang yang bilang seperti itu kepadamu. kamu pasti akan tersipu-sipu malu, kemudian mengatakan, "Ah, Jangan Begitu..."
Memang tidak layak memarkir Cinta kepada manusia secara berlebihan. apalagi kamu masih usia remaja, tak seharusnya berlebihan melabuhkan cinta. Orang yang kamu cintai itu biasa-biasa saja. Ia menjadi sangat luar biasa di depan kamu karena faktor lingkungan saja yang membuat kamu memandang dia seperti itu. Lagu-lagu, Lirik, dan Syair Pujangga Cinta membuat kamu meniru-niru. Padahal kalau kamu tahu, konsekwensi kata-kata seperti itu sangat besar resikonya.
Sekarang, saya tanya. Apakah kalau pacar kamu mati, kamu juga akan ikutan mati? Eit, kira-kira lah ya, siapa yang mau mati karena cinta, apalagi di jaman yang serba instan, dari mulai mie sampai pacar, bisa didapatkan dalam hitungan menit. maka tak perlu merasa terjerat oleh cinta yang kamu ciptakan sendiri. orang yang kamu cintai itu belum lagi menjadi suami atau istri kamu. lalu kenapa kamu menjadi sangat obsesif terhadapnya? Kamu merasa memilikinya penuh seluruh, dan kamu juga merasa telah dimiliki olehnya, tanpa ada satupun orang yang bisa mengambilnya, bahkan orang tua kita. Parah kan?
Lepaskan jeratan Cinta yang mencekik lehermu. Kamu bebas, menentukan apa yang ingin dan akan kamu lakukan, kenapa tiba-tiba kamu merasa terkekang? Cinta itu tidak kemudian menghabisi hak-hak kamu sebagai seorang remaja yang bebas. Bebas dalam beraguman positif, berperilaku positif, dan bebas menentukan dirimu sendiri. Lalu kenapa tiba-tiba kamu menyatakan cinta pada seseorang dan orang itulah yang kemudian memegang setir hidupmu, menentukan belokan-belokan hidup yang harus kamu tempuh, dan lain sebagainya.
Lebih parahnya lagi, ia secara sukses dan meyakinkan, telah menjadi posisi ayahmu yang selama ini berhak mengaturmu. mengganti posisi keluargamu yang selama ini melindungimu dan membuat kamu nyaman. Aneh kan?
Kamu punya ayah yang harus kamu utamakan. Kamu juga memiliki keluarga yang harus kamu jaga keutuhannya. Dia bukanlah siapa-siapa kalau akhirnya kedatangannya akan membuat kamu berperkara.
Kamu ingin putus, tapi kamu tidak berani putus. Kamu ingin menyudahi kisah cinta dini ini, tapi kamu tidak kuasa melakukannya. Kamu ingin menjadi dirimu sendiri, tapi kamu selalu merasa tidak tega. Kamu ingin menjadi hamba Allah yang Shalih dan Shalihah, tapi orang itu yang akan menghambatmu. Pertanyaannya, sampai kapan kamu akan begini?
Cinta yang menyapamu, tidak memberikan berkah bagi hidupmu. Malah sebaliknya, hidupmu serba diatur, serba tidak lentur, begini salah, begitu juga salah. Hidup bagai dalam sangkar, seolah enak dan nyaman, padahal sedih dan menggelisahkan. tapi apakah kamu bisa lepas dari lingkungan itu?
Tidak, karena kamu tidak tega melakukannya.
Kalau Aku Tidak dapat CINTA Lagi, Bagaimana?
Mungkin di benak kamu, segala ketakutan akan menyergapmu. Takut akan sendiri sepanjang hari, takut kelak tak ada cinta yang hadir lagi, takut kelak hidupmu menjadi garing dan tak menarik lagi.
Yakinlah pada Allah, bila saatnya tiba semua akan tersedia. Kamu hanya butuh menundanya saja, jangan sekarang, besuk saja. Karena yang kamu butuhkan sekarang adalah fokus pada tujuan hidupmu. Menciptakan pondasi yang kuat untuk masa depanmu yang lebih hebat. Kamu hanya butuh bersabar tidak mengenal cinta dahulu. Yakinlah pada Allah yang telah menyediakan untukmu pangeran atau putri cantik sebagai jodohmu kelak.
Ingatlah, siapa yang menciptakan hati kamu?
Apakah kamu sendiri? Bukan.
Yang menciptakan hati kamu adalah Allah. Allah lah yang berhak untuk menumbuhkan rasa cinta di hatimu. Bukan kamu. Kamu hanyalah berikhtiar mencari sosok yang cocok di hati, dan Allah dengan Mahakuasa-anNya akan membuahkan rasa cinta di hati kamu. Kamu yakin kan dengan hal itu?
Bila kamu meyakini hal itu, maka tak ada ragu di hatimu. tak perlu galau karena cinta itu tak kunjung tiba. Tak perlu juga gelisah bertanya ke kanan ke kiri bak seorang ibu kehilangan suami. Karena cinta itu ada untuk kamu. Selama kamu menjaga dirimu, menguatkan diri dengan akhlak islami, menjaga kehormatan diri dan hati, maka Allah akan pilihkan orang yang tepat untukmu. Bukan sekarang, bukan juga besuk pagi, tetapi bila tiba saatnya nanti, kau hanya akan tersipu dan menerimanya dengan segenap hatimu ...

- Copyright © 2013 Rika's Blogger - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -